Siwonews.co.id_Metro
Akurasi data penerima bantuan sosial sangat diperlukan sehingga penyaluran bantuan sosial oleh pemerintah dalam upaya mengatasi dampak pandemi Covid-19 benar-benar tepat sasaran.
Data yang tidak akurat akan mengakibatkan bantuan yang disalurkan salah sasaran, bahkan pula dikhawatirkan ada yang menerima bantuan ganda.
Di sisi lain, ada warga yang seharusnya diprioritaskan mendapat bantuan, justru tidak mendapatkannya.
Untuk itu Wakil Walikota Metro, Djohan mengimbau aparatur kelurahan dan ketua RT/RW untuk tepat sasaran mendata penerima bantuan sosial dampak Covid-19 di wilayahnya masing-masing.
Maka diharapkan, lanjut Djohan, aparatur kelurahan dan ketua RT dan RW harus saling mendukung dalam melaksanakan tugas dan fungsinya.
“Apalagi dalam mengatasi warga kurang mampu yang patut mendapat bantuan pemerintah. Pendataannya harus dilakukan benar-benar dan tepat sasaran,” kata Djohan, Jumat (1-5-2020).
Menurut Djohan, dalam melakukan pendataan warga kurang mampu diwilayahnya. Terkadang data yang di dapatkan RT dan RW tidak sama dengan data yang ada di kelurahan.
“Kurangnya koordinasi menjadi kendala juga, data RT dan RW tidak sinkron dengan data kelurahan. Nah, ini yang kemungkinan menyebabkan bantuannya tidak tepat sasaran,” ujarnya.
Tak hanya soal pendataan warga kurang mampu, Djohan juga mengimbau kelurahan dan RT/RW untuk aktif memantau lingkungan sekitar agar tetap terjaga dan bersih.
“Kita ini tidak bisa bekerja sendiri, harus bersama-sama. Apalagi di musim Covid-19 ini, kecamatan, kelurahan, hingga RT dan RW harus memperhatikan lingkungan sekitarnya agar tetap bersih dan tidak kumuh. Tujuannya untuk kesehatan dan keselamatan kita bersama,” imbuhnya.(Ai)
















