DPRD Kota Metro Sidak Daerah Banjir, Ini Temuan Komisi I , II dan III …

10 tahun ago
279 Views

Siwonews.com Metro-Banjir terus menjadi langganan warga di jalan Lukman Tanjung RT 27/ RW 06, Kelurahan Hadimulyo Barat, Kecamatan Metro Pusat,  Masyarakat sekitar kawasan tersebut pun tak henti mengeluh. Menindaklanjuti hal ini, Kamis (16/2/17), DPRD Kota Metro turun ke lapangan melakukan sidak. dalam hal ini perwakilan komisi I, II, dan III. Ketua komisi I Basuki, Ketua Komisi II Hendri Susanto,  Dan komisi III Alizar.

(Kondisi jalan Lukman Tanjung RT 27/ RW 06, Kelurahan Hadimulyo Barat, Kecamatan Metro Pusat, saat diguyur hujan. Selasa (14/2). Dok Photo Roni)

Ketua Komisi III DPRD Metro Hendri Susanto mengatakan, jika kondisinya mendesak maka Pemkot bisa menggunakan dana APBD Kota Metro. Namun terlebih dahulu harus melayangkan surat ke Dinas PU Provinsi untuk melakukan normalisasi saluran irigasi. Ini karena terjadi pendangkalan pada saluran irigasi yang pengelolaannya menjadi tanggungjawab Dinas PU Provinsi Lampung.

”Untuk aliran air seperti talut dapat diselesaikan dan dilakukan perbaikan oleh Dinas PU dan Tata Ruang Kota Metro dengan menggunakan anggaran perubahan 2017.  Tapi karena ini kondisinya mendesak, pemkot bisa menggunakan dana APBD dulu,” ujarnya.

Menurutnya, masyarakat juga dapat dilibatkan untuk melakukan normalisasi saluran irigasi tersebut dengan anggaran pemerintah. ”Masyarakat yang menjadi tenaga kerjanya, namun dengan anggaran pemerintah. Baru ini sama-sama bisa berjalan sukses,” tambahnya.

Sementara itu, Kabid Cipta Karya Dinas PU dan Tata Ruang Kota Metro Robby Kurniawan Saputra menjelaskan, berdasarkan hasil sidak tersebut kondisi jalan ini cukup mendesak. Pihaknya juga akan menyikapi usulan DPRD untuk dapat melakukan perbaikan dengan normalisasi saluran irigasi. ”Jika dilihat kasat mata, memang kondisinya mendesak. Karenanya nanti kita akan usulkan melalui dana APBD perubahan,” ungkapnya.

Meski begitu, pihaknya juga akan melayangkan surat terlebih dahulu ke Dinas PU Provinsi Lampung. Karena mengenai pengelolaan saluran irigasi menjadi tanggungjawab pemerintah Provinsi Lampung. ”Kami akan laporkan terlebih dahulu. Nanti hasilnya akan ditindaklanjuti. Apalagi ini kondisinya mendesak,” tambahnya.

Jamin warga setempat mengatakan, normalisasi aliran irigasi tersebut sudah dilakukan pada tahun 2010 lalu oleh warga setempat. Namun mengingat kondisi saluran irigasi yang memang sudah terjadi pendangkalan, pihaknya berharap pemerintah dapat kembali menganggarkan dana untuk normalisasi saluran irigasi tersebut. Karena dampak akibat pendangkalan ini juga cukup besar yang mengakibatkan puluhan rumah warga terendam banjir.

”Kami berharap normalisasi saluran irigasi ini dapat segera dilakukan. Sehingga warga tidak lagi mengalami kebanjiran. Apalagi saat ini curah hujan cukup tinggi, jika tidak segera dilakukan normalisasi dikhawatirkan akan mengakibatkan dampak yang cukup besar. Karena banyaknya rumah dam perabotan warga yang rusak,” harapnya.  (Advertorial)

Comments

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Komentar