Kepsek SMAN 1 Metro: Seleksi SMA Unggul Transparan dan Sesuai Petunjuk Teknis

3 bulan ago
106 Views

Siwonews.co.id_Metro

Pengumuman hasil seleksi SMA Unggul Provinsi Lampung Tahun Ajaran 2026/2027 memunculkan beragam respons dari masyarakat.

Salah satunya datang dari orang tua calon peserta didik yang merasa kecewa karena anaknya yang memiliki nilai rapor tinggi tidak lolos melalui jalur prestasi.

Terkait adanya dugaan kecurangan seperti mencontek, pihak sekolah mempersilakan masyarakat melapor jika memiliki bukti kuat melalui call center atau kanal resmi yang tersedia.

Kepala Sekolah SMAN 1 Metro, Ibnu Budi Cahyana, mengakui masih ada kendala teknis pada penerimaan SPMB. Pada sesi kedua tanggal 9 Juni 2026, server mengalami gangguan sehingga ujian ditunda dan baru berjalan lancar keesokan harinya, 10 Juni 2026.

Menanggapi hal tersebut, Ibnu menjelaskan bahwa seleksi jalur prestasi SMA Unggul tidak hanya berdasarkan nilai rapor.

“Peserta yang masuk jalur prestasi adalah siswa-siswi terbaik dari seluruh SMP di Lampung. Mereka sudah melewati seleksi administrasi ketat sebelum tes. Nilai akhir dihitung sesuai petunjuk teknis yang berlaku,” ujar Ibnu via telepon, Kamis (12/6/26).

Sesuai Petunjuk Teknis SPMB 2026, nilai akhir jalur prestasi SMA Unggul merupakan gabungan dari empat komponen:

1. *Nilai rapor semester 1–5*: 30%

2. *Nilai TKA*: 30%

3. *Nilai TPA*: 30%

4. *Sertifikat/piagam prestasi*: 10%

Dengan sistem pembobotan ini, peserta dengan nilai rapor tinggi belum tentu lolos jika nilai TKA, TPA, atau prestasinya lebih rendah dari peserta lain.

“Penentuan kelulusan tidak hanya dari satu komponen. Semua nilai digabung secara proporsional agar seleksi lebih objektif dan mengukur kemampuan akademik secara menyeluruh,” jelas Ibnu.

Jalur prestasi SMA Unggul dialokasikan minimal 35% dari total daya tampung sekolah. Seluruh proses dilaksanakan transparan, objektif, dan sesuai ketentuan Pemerintah Provinsi Lampung.

“Kuota sekolah unggul terbatas, sementara peminatnya sangat tinggi. Masyarakat diharapkan melihat hasil seleksi secara utuh sesuai mekanisme juknis, bukan hanya dari satu indikator nilai. Berbeda dengan jalur domisili yang menggunakan nilai murni TPA,” tambah Ibnu.

Untuk SMAN 1 Metro, ada juga calon siswa yang merasa seharusnya diterima di jalur domisili karena secara hitungan sementara berada di urutan 124, sementara di pengumuman ada di urutan 126. Namun perlu dipahami, SPMB ini diikuti 35 sekolah se-Lampung. Ada siswa yang tidak lolos di pilihan pertama di Bandar Lampung, lalu diterima di pilihan kedua di SMAN 1 Metro, sehingga menggeser urutan peserta lain.

“Selamat bagi siswa yang lulus dan diterima di SMA Unggul TP 2026/2027. Bagi yang belum diterima, masih ada kesempatan mengikuti SPMB jalur reguler di SMAN 2, 4, 5, 6 Metro pada 15–19 Juni 2026,” pungkas Ibnu. (Jau)

Comments

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Komentar