Meski Di Tolak Warga, Kekeh Pembangunan Indomart Terus Berjalan

9 tahun ago
214 Views

Siwonews.com Metro,

Penolakan warga Kelurahan Yosomulyo Kecamatan Metro Pusat dengan akan dibangunnya gedung Indomart di Jalan Hasanudin, tidak digubris dan hanya dianggap angin lalu, terbukti hingga saat ini pembangunan gedung itu terus berjalan.
Ironisnya lagi, walau tanpa persetujuan warga, surat izin berdirinya bangunan dari pemkot kota Metro  sudah keluar, karena kesal tidak ada niatan baik dari pihak Indomart, akhirnya warga Yosomulyo melayangkan surat keberatan yang ditanda tangani 22 orang, tokoh masyarakat dan pamong,  ditujukan ke Walikota Metro, DPRD kota Metro, Kapolres Metro serta Dandim 0411 Lampung Tengah, tertanggal 20/9/2017 yang sebelumnya melayangkan surat keberatan ke perusahaan itu tetapi sampai sekarang tidak ada jawaban.

Saat di konfirmasi masalah tersebut ke Dinas Perizinan dan Pelayanan Terpadu kota Metro , Kamis ( 28/9), Kadis tidak berada ditempat, bahkan  kabid bagian pelayanan pun juga tidak ada di tempat.
Yang memprihatinkan lagi, saat akan mengisi buku tamu, buku itupun tidak ada, dan hanya satu orang staf yang menerima.

Sebelumnya, Lurah Yosomulyo, Kecamatan Metro Pusat, Syaifulloh menjelaskan, kalau perizinan untuk Indomart sudah sesuai Perda, dan untuk warga yang menolak, nanti akan dilakukan rembuk warga terlebih dahulu.
“ Dari hasil rembuk warga ini nantinya akan menjadi bahan saya kalau harus ada laporan dan bila sampai ini dipanggil DPRD untuk diadakan Hearing,” kata Syaifulloh.

Terpisah, Yadi (50), salah satu warga dan mempunyai usaha warung kecil yang berdiri didekat akan dibangunya Indomart  mengatakan, dengan tegas akan menolak berdirinya Indomart itu.
“sebelumnya juga telah kita layangkan surat penolakan kepihak Indomaret Prismatama di Bandar Lampung, pertama tanggal 06 September 2017, dan kedua tanggal 20 September 2017 namun hingga saat ini belum ada surat jawaban atau balasan dari Mereka, dengan tidak adanya jawaban itu kami warga dianggap sepele, maka kami kirim keluhan kami kepada pimpinan kami yaitu, walikota dan DPRD serta Kapolres dan Dandim,” kata Yadi.

Dikesempatan yang sama, Suparno( 56), dan Randi (53) yang memiliki warung dekat dengan yang akan dibangunya Indomart juga mengatakan, kalau mereka tidak pernah didatangi ataupun diminta tandatangan untuk izin berdirinya Indomart, dan itu sangat menghawatirkan yang dapat mengurangi omset penghasilan mereka.

“jelas kami akan menolak bila akan didirikan Indomart, karena adanya Alfa Mart itu saja sudah bikin warung kami mati, apalagi nanti ada Indomart yang hanya bersebelahan, Sebelumnya omset kami bisa membiayai kebutuhan hidup sehari-hari dan membiayai anak sekolah, adanya mereka hanya cukup untuk makan, dan yang pasti kalau masih terus di bangun kami bisa gulung tikar pak, ” Pungkasya. (Roni)

Comments

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Komentar